Writing a Dissertation

Menulis disertasi (thesis) tentunya menjadi tantangan tersendiri. Semakin kita banyak latihan menulis esai ataupun tulisan ringan lainnya, semakin mudah pula bagi kita untuk menuangkan ide dan pikiran kita ke dalam tulisan. Selain faktor latihan tentu ada faktor lainnya yang dapat membantu kita dalam penulisan disertasi. Berikut tips- tipsnya yang semoga dapat bermanfaat :

Penuhi Standar Aturan

Sebelum kita menulis disertasi, bacalah dan fahamilah aturan-aturan yang berlaku. Aturan ini sangat penting untuk dipenuhi karena merupakan standar baku yang tidak bisa diganggu gugat. Sebagus apapun yang kita tulis, disertasi kita akan ditolak jika tidak memenuhi standar. Standar ini biasanya mengatur tentang ukuran huruf, margin kertas, halaman-halaman yang wajib dilampirkan, batas minimal atau maksimal halaman, jumlah kata, sampai standar penjilidan. Setiap universitas atau bahkan fakultas memiliki standar yang tentunya berbeda.

Selain standar penulisan, kita juga harus memahami skema penilaian. Taruhlah perhatian lebih pada komponen-komponen yang memiliki bobot yang tinggi. Sebagai contoh di jurusan saya, studi literatur, teknik atau metode, dan analisis memiliki  bobot yang lebih tinggi. Jangan lupa untuk memahami apa yang termasuk dalam tindakan-tindakan plagiarisme sehingga kita bisa menghindarinya baik yang disengaja ataupun yang tidak kita sadari.

Manajemen Ekspektasi Pembimbing

Pembaca utama disertasi kita adalah pembimbing. Oleh karena itu penting bagi kita untuk bisa menempatkan diri kita ke posisi pembaca. Perhatikan dan catat baik-baik apa yang pembimbing inginkan. Jika ada perbedaan antara keinginan kita dan pembimbing, kita harus berupaya untuk memberikan penjelasan sehingga pembimbing bisa menerimanya. Disini kita  juga harus lihat karakter pembimbing, apakah beliau tipe orang yang tegas dengan pendapatnya, bisa diajak berdiskusi, atau memang tipe orang yang cuek. Yang perlu diingat adalah bagaimana kita bisa memanajemen agar ekspektasi pembimbing selalu berada di bawah kemampuan kita. Artinya jangan sampai pembimbing sudah menganggap kita hebat sehingga memberikan ekspektasi yang berlebihan terhadap pekerjaan kita. Selain itu, menjalin berkomunikasi dengan pembimbing baik di pertemuan mingguan ataupun via email akan membantu kita untuk menangkap keinginan dan ekspektasinya.

Sederhana, Singkat, dan Jelas

Yang terpenting bagi penulis adalah bagaimana agar tulisan kita bisa dipahami dengan mudah oleh pembaca terutama pembimbing. Usahakan menghindari kalimat-kalimat yang ambigu dan kompleks. Pembaca akan lebih senang membaca hal yang sederhana, tepat sasaran, tidak bertele-tele, dan jelas apa intinya. Disertasi kita nantinya juga akan dibaca oleh akademisi lain. Oleh karena itu, tulislah apa yang benar-benar kamu yakin. Jika ragu dengan pendapatmu, jangan tulis sama sekali kecuali kamu telah menyertakan bukti-bukti yang kuat yang bisa dipertanggungjawabkan yang bisa membuktikan kebenaran pendapatmu. Untuk memudahkan penulisan, ada baiknya kita menyiapkan power point yang berisi outline sebagai intisari disertasi. Hal ini bisa membantumu dalam menjaga agar tulisan tidak keluar dari tema besarnya.

Menulis Ulang dan Menggambar Ulang

Selesai menulis satu paragraph atau satu halaman atau satu bab (tergantung preferensi), coba baca kembali tulisanmu. Apakah sudah mudah dipahami oleh orang awam dengan satu kali baca? Jika belum, coba tulis ulang kembali sampai susunan kalimat, alur tulisan, dan kata-kata yang digunakan jelas dan mudah dipahami oleh pembaca. Sama halnya dengan menulis, menggambar grafik juga perlu dilakukan berulang-ulang. Upayakan satu grafik fokus pada satu informasi. Jika terdapat banyak informasi yang ingin kita sampaikan dalam satu grafik, sajikan penyampaian yang memudahkan pembaca misalnya dengan menggunakan tandah panah, pointer, atau teks. Penggunaan grafik sangat membantu pembaca dalam memahami apa yang ingin disampaikan pembaca. Jika penyajian data bisa dilakukan melalui grafik, sebaiknya minimkan penggunaan tabel kecuali tabel tersebut sangat singkat dan enak dibaca.

Alur Tulisan

Alur penulisan disertasi dapat dianalogikan seperti jam pasir : lebar pada bagian atas, kemudian mengerucut ditengah, dan kemudian melebar lagi di bagian akhir. Pada bagian pendahuluan, alur tulisan dibuka dengan pembahasan yang sifatnya umum dan tidak ada perdebatan didalamnya. Kemudian kita menjelaskan beberapa permasalahan yang ada, lalu pelan-pelan membawa pembaca untuk menemukan fokus masalah yang akan kita bahas. Selanjutnya, kita menyampaikan berbagai metode yang selama ini ada serta mengemukakan alasan mengapa memilih metode tersebut. Alur ini terus kita persempit dan fokuskan sampai bagian analisis. Pada bagian kesimpulan atau pentup, alur dibuat melebar kembali dari topik khusus ke topik secara umum. Kita kembali membawa pembaca pada pemahaman seberapa besar urgensi dan dampak temuan kita  terhadap permasalahan yang lebih general.

Menggunakan Kumpulan Frase

Bagi yang belum terbiasa menulis esai dalam bahasa Inggris, penggunaan kumpulan frase (Academic Phrase bank) akan sangat membantu. Kita bisa menyalin dan memodifikasi frase atau kalimat yang sudah umum digunakan dalam disertasi. Kumpulan frase ini juga bisa membantu kita dalam membentuk alur pikir dan logika pemikiran kita. Perlu dicatat bahwa penggunaan kumpulan frase ini tidak termasuk dalam tindakan plagiarisme. Terkadang tiap fakultas memilki standar plagiarisme yang berbeda. Di jurusan saya, menulis ulang hasil tugas atau pemikiran kita yang lalu, juga dianggap sebagai plagiarisme jika tidak menyertakan sitasi.

Berfikir Kritis

Inilah poin utama yang perlu digaris bawahi dalam penulisan disertasi. Disertasi bukan hanya tentang memaparkan apa yang telah kita kerjakan, tetapi juga mengkritisi pekerjaan yang sudah orang lain kerjakan. Alasan dalam pemilihan judul, bagaimana kita menunjukan bahwa hal yang kita kerjakan ini belum pernah dikerjakan orang sebelumnya (defining gap), kemudian mengemukakan alasan kita memilih metode tertentu dibanding metode lainnya, apa kekurangan dari metode yang orang lain kerjakan, menjelaskan temuan, dan menjelaskan hasil disertasi dengan bukti-bukti yang kuat dari penelitian sebelumnya, menyimpulkan dan mengkritisi hasil kerja kita sendiri, kemudian  menyampaikan apa pekerjaan selanjutnya  yang masih menjadi PR untuk dilakukan. Untuk dapat berpikir kritis, yang perlu kita lakukan adalah membaca banyak literature  yang berbentuk review, banyak berdiskusi baik dalam seminar, ataupun forum-forum online. Manfaatkan segala fasilitas yang ada untuk mengumpulkan banyak informasi, paper, jurnal, ataupun informasi lainnya. Upayakan berdiskusi juga dengan para praktisi yang ahli di bidangnya,  agar tulisan kita memiliki sudut pandang lain dari kacamata industri.

Jasa Pengecekan dan Pengoreksian

Yang terakhir adalah jasa pengecekan dan pengkoreksian. Kita membutuhkan orang lain seperti teman, senior, ataupun jasa untuk melihat sudut pandang dari sisi yang berbeda karena belum tentu apa yang kita pikirkan akan sama dengan apa yang pembaca pikirkan. Menurut kita mungkin sederhana dan mudah dipahami, tapi belum tentu bagi orang lain. Selain itu, sebagai penulis kita tidak akan terlepas dari berbagai kesalahan seperti ada kata yang kurang, salah spelling, salah grammar, ataupun kesalahan-kesalahan lainnya yang luput dari penglihatan kita. Selain kesalahan yang sifatnya tersirat jelas, terkadang ada tulisan yang sulit dipahami walaupun sudah tidak ada kesalahan teknis. Penyebabnya mungkin ada alur yang tidak tersambung atau logika yang terputus sehingga menyulitkan pembaca untuk memahami alur berpikir pendapat kita. Oleh karena itu, jasa ini sangat penting untuk membantu kita menemukan hal tersebut. Persiapkan waktu sekitar tiga sampai empat hari untuk menggunakan jasa ini. Kita bisa googling untuk menemukan jasa yang kita inginkan dengan harga yang sesuai. Beberapa diantaranya memberikan layanan gratis 500 kata untuk dicek dan dikoreksi agar kita bisa menilai sebagus apa kualitas jasanya.

Terima kasih. Semoga bermanfaat

Muhammad Hasan Sirojuddiin

Renewable Energy and Clean Technology, Electrical Engineering and Electronics

The University of Manchester

One thought on “Writing a Dissertation

  1. Tulisan yang sangat menarik pak Hasan.
    Mungkin akan sangat membantu kalau saya jadi sekolah S3 disana.
    Saya sangat membutuhkan info seperti step2 awal utk berkuliah S3 di Manchester. Bagaimanakah saya bisa berkontak dg pak Hasan?
    Terimakasih sebelumnya.

Leave a Reply